4 Hari Operasi Keselamatan Jaya, Masih Banyak Pengendara Lawan Arah di Jakarta

Polda Metro Jaya telah menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2024 selama empat hari semenjak Senin hingga Kamis, 4-7 Maret 2024. Akibatnya, masih ditemukan banyak pelanggaran pengendara dalam berlalu lintas, secara khusus melawan arah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, destincrustpizzeria Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memberi tahu tercatat ada enam pelanggaran yang sering terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, dengan kasus paling tampak pengendara lawan arah.

“Maka setidaknya ada enam pelanggaran yang ditemukan oleh petugas. Yang pertama yaitu pelanggaran melawan arah, melawan arus lalu lintas,” kata Ade Ary kepada awak media, Jumat (8/3/2024).

Malahan, Ade Ary mencatat dari sempurna 6.774 pelanggaran yang ditindak secara manual hingga 4.228 menggunakan ETLE atau tilang elektronik, terdapat 1.118 di antaranya yaitu pelanggaran melawan arus.

“Ini benar-benar membahayakan, rekan-rekan tahu bahwa salah satu tujuan operasi keselamatan lalu lintas ini yaitu mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban pengaruh kecelakaan lalu lintas,” kata ia.

“Dan menindak pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kemacetan dan juga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang berpengaruh fatal,” tambahnya.

Kemudian untuk pelanggaran kedua ada sebanyak 578 pengendara sebab tidak menggunakan helm ketika berkendara. Lalu, bagi pengendara mobil ada sebanyak 2.157 pelanggaran yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Jenis Pelanggaran Lain

Padahal untuk pelanggaran lain, terdapat 53 pelanggar yang berkendara sambil memainkan handphone, 35 pelanggar itu melebihi batas kecepatan, dan 287 pelanggar yang tidak mematuhi marka jalan.

“Ini mohon kepada masyarakat pengguna jalan untuk keselamatan berkendara, untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tuturnya.

Di sis lain untuk kasus kecelakaan, tercatat telah ada 40 kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah peraturan Polda Metro Jaya selama operasi keselamatan jaya 2024.

Ini ya mesti kita sama-sama kita sadari bahwa berkendara itu sekiranya tidak hati–hati sekiranya lalai itu berpotensi melanggar dan juga mengakibatkan kecelakaan,” imbuhnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.