Andragogi yakni Pembelajaran Bagi Peserta Ajar Dewasa Serta Perbedaannya dengan Pedagogi

Pembelajaran memiliki pendekatan yang berbeda antara andragogi dan pedagogi, terutama dalam konteks peserta ajar dewasa dan anak-anak. Pembelajaran lazim, terdapat dua pembelajaran yang diketahui yakni pembelajaran andragogi dan pembelajaran pedagogi.

Pengertian
Andragogi yakni pendekatan pembelajaran qris slot yang berkonsentrasi pada pengajaran bagi peserta ajar dewasa. Dalam konteks ini, pembelajaran diberi pengarahan pada pengalaman hidup, motivasi intrinsik, dan keterlibatan aktif peserta ajar dewasa.

Pendekatan ini menekankan kemandirian, pemecahan problem, dan relevansi materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari peserta ajar.

Sementara itu, pedagogi mengacu pada pendekatan pembelajaran yang dimaksudkan untuk anak-anak atau peserta ajar yang belum menempuh usia dewasa. Dalam pedagogi, peran guru betul-betul penting, dan pembelajaran lebih terprogram dengan kurikulum yang diberi pengarahan oleh guru.

Tujuannya yakni membangun dasar pengetahuan dan keterampilan dasar via pengajaran lantas dan panduan guru.

Dengan demikian, perbedaan mendasar antara andragogi dan pedagogi berlokasi pada sasaran pembelajaran (dewasa vs. anak-anak), pendekatan pembelajaran yang diaplikasikan, serta peran guru dan kemandirian peserta ajar.

Di sisi lain, berikut yakni perbandingan yang melibatkan tujuan, kepuasan belajar, karakteristik peserta ajar, dan hal-hal penting berkaitan keduanya:

  1. Tujuan Pembelajaran:
    Andragogi:

Tujuan andragogi yakni memberikan pembelajaran yang lebih berorientasi pada pengalaman dan pemecahan problem. Peserta ajar dewasa cenderung memiliki motivasi internal dan memerlukan relevansi lantas dengan kehidupan mereka.

Pedagogi:

Tujuan pedagogi lebih fokus pada perkembangan intelektual dan sosial peserta ajar anak-anak. Pembelajaran pedagogis didesain untuk membangun dasar pengetahuan dan keterampilan dasar.

  1. Kepuasan Belajar:
    Andragogi:

Peserta ajar dewasa lebih puas belajar ketika mereka memiliki kontrol atas pembelajaran mereka sendiri. Mereka menanggapi positif terhadap pengalaman belajar yang praktis dan relevan.

Pedagogi:

Ajar-anak menikmati kepuasan belajar via pengakuan dan penguatan positif dari guru. Struktur dan panduan yang jelas seringkali menyokong keberhasilan belajar mereka.

  1. Karakteristik Peserta Ajar:
    Andragogi:

Peserta ajar dewasa cenderung memiliki pengalaman hidup yang lebih kaya, memiliki motivasi intrinsik, dan menginginkan keterlibatan aktif dalam pembelajaran.

Pedagogi:

Peserta ajar anak-anak biasanya memiliki tingkat ketergantungan yang lebih tinggi pada guru, memerlukan nasihat dan struktur yang lebih tegas dalam pembelajaran.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.