Kasus video porno yang melibatkan buah hati di bawah umur masih terus ditelusuri oleh Subdit Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini, ibu muda berinsial R (22) sudah diatur sebagai tersangka. Aksi pencabulan dijalankan oleh R terhadap buah hati kandungnya sendiri, R (5).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan video vulgar diproduksi oleh R lebih dari setahun lalu. Saat itu, umur R masih 3 tahun

“Saat kejadian pelaksanaan pembuatan video itu kurang lebih setahun lalu, korban berusia 3 tahun. Jadi kejadiannya amat memprihatinkan,” kata Ade Ary terhadap wartawan, Selasa (4/6/2024).

Terhadap polisi, R mengaku terpaksa mengerjakan aksi pelecehan seksual itu karena dipinta oleh pemilik akun Facebook bernama ‘Icha Shakila’. Mulanya, pemilik akun tersebut memerintahkan R untuk membikin video vulgar bersama suaminya. Tapi ditolak oleh R.

“Alhasil tersangka diancam, kemudian spaceman gacor dipinta lagi untuk membikin video bersama buah hatinya,” ujar Ade Ary.

Ade Ary mengungkapkan penyidik masih mendalami keterangan tersangka, termasuk akun Facebook Icha Shakila. Karena pengakuan tersangka diiming-imingi uang sebesar Rp15 juta oleh pemilik akun Facebook Icha Shakila.

“Ini masih dialami, belum ada bukti penyokongnya. Sama dengan penerimaan uang Rp15 juta itu terhadap tersangka belum ada bukti penyokongnya,” ujar Ade.

Saat ini, berdasarkan Ade, akun Facebook Bernama Icha Shakila sudah tak bisa diakses. “Akun Facebook yang nyuruh itu,” ujar Ade Ary.

Dalam kasus ini, R (22) sudah diatur menjadi tersangka karena melanggar Undang-Undang ITE dan Undang-Undang Pornografi.

Polisi Dalami Kekerabatan Ibu Muda dengan Pemilik Akun Facebook Icha Shakila

Polisi masih terus mendalami otak di balik pembuatan video vulgar yang memiliki nama akun Facebook Icha Shakila.

“Iya mereka yang jelas bersahabat di Facebook,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi ketika dikonfirmasi, Selasa (4/6/2024).

Meskipun demikian, Ade mengungkapkan penyidik masih mendalami terkait hubungan keduanya guna menguji pengakuan R soal pertemanan dengan Icha Shakila yang terjalin cuma melewati media sosial.

“Apakah dekat dan sebagainya, masih didalami. (Tidak kenal) masih didalami kan ini baru dicokok,” ujar Ade Ary.

Ia menuturkan penyidik juga mendalami soal berapa kali perbuatan pelecehan seksual itu dijalankan R. Karena sejauh pelaksanaan penyidikan, baru didapat dua video aksi pelecehan yang dijalankan R terhadap buah hatinya.

“Sementara berdasarkan video yang ada, ada dua video ya (R membikin adegan pelecehan buah hati). Sementara ada dua video,” kata Ade Ary.

“Masih didalami, jadi tersangka boleh saja menyebutkan argumentasinya seperti itu, tetapi penyidik akan mendalami dan menyandingkan dengan alat bukti lain, sehingga peristiwanya menjadi lebih utuh, menjadi peristiwa tata tertib,” pungkasnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.