Mari Kita Belajar Sistem Pendidikam Di Finlandia

Kalian pasti udah sering mendengar bahwa sistem pendidikan di Finlandia disebut-sebut sebagai sistem pendidikan yang paling baik di dunia. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari peran besar pemerintahnya dan riset yang dilakukan selama bertahun-tahun. Sistem pendidikan negara Finlandia ini mengakibatkan rasa penasaran penduduk dunia juga Indonesia.

Sistem pendidikan di Finlandia ini jauh tidak serupa dengan sistem pendidikan yang tersedia di Indonesia dan juga umumnya negara lain di dunia. Laman website World Economic Forum menyebutkan bahwa sebelum saat belajar di sekolah formal, anak-anak di Finlandia belajar bagaimana jadi “anak.”  Anak-anak ini belajar sambil bermain dengan dan juga berlatih produksi emosi. Disinyalir dari metode pembelajaran di Finlandia inilah yang mampu memicu Finlandia punyai sistem pendidikan yang amat baik.

1. Wajib Belajar 9 tahun

Jika di Indonesia kebijakan perlu belajar anak adalah 12 tahun, Sistem pendidikan Finlandia mewajibkan anak-anak untuk belajar 9 th. saja. Di negara https://servethiswiththat.com/ ini anak-anak mengawali era sekolah formalnya pada umur 7 tahun.  Bagaimana dengan pendidikan anak sebelum saat umur 7 th. di Finlandia? Sebelum memasuki sekolah formal, anak-anak dititipkan di penitipan anak (daycare) dan Taman Kanak-kanak (TK). Bedanya dengan di Indonesia, biaya daycare dan TK anak-anak Finladia gratis alias ditanggung pemerintah.  Meskipun gratis, TK dan penitipan anak di Finlandia amat berkualitas. Salah-salah satu indikatornya adalah guru-guru pendamping perlu sedikitnya menyandang gelar sarjana. Mereka menyaksikan era pra pendidikan resmi ini adalah pondasi mutlak bagi anak. Tidak cuma itu, Kurikulum yang digunakan juga serasi satu sama lain sehingga para orangtua mampu mulai yakin bahwa anaknya dapat memperoleh pendidikan yang sama dengan pendidikan di TK lain.

Terhitung sebanyak 43% siswa sekolah menengah atas di Finlandia pilih belajar di sekolah vokasi. Anak-anak di Finlandia biasanya mampu selesaikan era perlu belajarnya di umur 16 tahun. Apa yang perlu mereka lakukan sesudah itu? mereka bebas pilih melanjutkan belajar cocok dengan keinginan mereka. Siswa-siswa selanjutnya mampu mengambil ujian matrikulasi nasional pada umur 16 tahun.

Di negara dengan sistem pendidikan paling baik ini tidak tersedia sekolah swasta. Karena semua sekolah dibiayai oleh pemerintah, maka umumnya tidak ditemukan terdapatnya kesenjangan antar sekolah. Di sini tidak mengenal terdapatnya sekolah favorit. Sistem pendidikan di Finlandia ini yakin bahwa kunci dari kesuksesan adalahdengan kerjasama, bukan dengan berkompetisi.

2. Memberi pas bermain yang cukup

Cara belajar di Finlandia yang patut dicontoh salah satunya adalah memberi tambahan jeda istirahat yang lumayan banyak pada siswa. Siswa dapat mendapat wakti istirahat selama 15 menit tiap tiap sesudah belajar selama 45 menit. Dalam satu hari siswa-siswa di Finlandia memperoleh pas istirahat sebanyak 75 menit. Herannya, dengan metode seperti ini justru siswa mampu perlihatkan performa yang amat baik dan mampu mengerjakan tugas lebih baik.

Kebijakan ini tidak dilakukan sendiri oleh sekolah melainkan udah diatur di dalam undang-undangnya. Hal ini didasari oleh keyakinan yang mendalam bahwa seorang anak perlu tetap jadi seorang anak pada masanya. Mereka tidak perlu tumbuh dengan cepat dari fasenya dan jadi seorang penghafal dan juga peserta ujian-ujian yang berat. Penelitian demi penelitian yang dilakukan berkenaan dengan hal ini menunjukan siswa yang diberikan setidaknya satu kali istirahat selama 15 menit tiap tiap pergantian pelajaran atau lebih berperilaku lebih baik di sekolah dan mengerjakan tugas lebih baik.

3. Memberi PR yang sedikit

Sistem sekolah di Finlandia tidak mengharuskan guru-gurunya memberi tambahan pekerjaan tempat tinggal (PR) pada siswa di dalam kuantitas yang amat banyak. Orangtua dan guru berpendapat bahwa pelajaran yang mereka hadapi di sekolah udah lumayan padat. Tidak seharusnya siswa-siswa dibebani ulang dengan tumpukan tugas yang memicu mereka kelelahan.  Mereka lebih mementingkan anak-anak mampu menggunakan pas dengan keluarga dengan aktivitas yang memicu mereka gembira.

Yang membedakan Kurikulum pendidikan di Finlandia dengan umumnya negara lainnya adalah kurikulum di Finlandia meupakan basic pedoman yang luas. Guru-guru diberikan kebebasan untuk pilih jenis dan gagasan pembelajaran yang cocok dengan kebutuhan dan cii-ciri siswanya.

4. Guru amat dihormati

Profesi guru di Finlandia tidak dipandang sebelah mata. Para guru amat dihormati di negara ini. Hal Ini mampu jadi merupakan salah satu kunci kelebihan sistem pendidikan di Finlandia. Guru-guru di Finlandia memperoleh gaji yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan gaji guru di negara lainnya.  Oleh sebab itu, untuk jadi seorang guru pun perlu kualifikasi khusus. Untuk jadi seorang guru di Finlandia, gelar sedikitnya yang dimiliki setidaknya master. Guru-guru ini  juga perlu selesaikan program kualifikasi untuk jadi seorang guru.

5. Kebijakan pendidikan berdasarkan hasil penelitian

Dalam pilih kebijakan di dalam bidang pendidikan, Finlandia amat perhitungkan hasil penelitian. Sedangkan pada umumnya, di negara-negara lain, kebijakan pendidikan seringkali tidak mampu menjawab problem pendidikan sehingga banyak orangtua mulai tidak puas dan berpendapat bahwa kebijakan tertentu tidaklah tepat untuk anak-anak mereka.

Di negara Finlandia, penelitian-penelitian yang dilakukan terutama di dalam bidang pendidkan tidak berkenaan secara segera dengan hal-hal politis. Pemerintah cuma dapat memicu keputusan kebijakan pendidikannya berdasarkan penelitian dan efektivitasnya bagi ketercapaian tujuan pendidikan.  Jika hasil penelitian perlihatkan bahwa perlu diselenggarakan perbaikan, maka pemerintah dapat amat membantu perbaikan-perbaikan pendidikan dilakukan.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.