Pengajaran SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat Dimulai Tahun 2024

Kapok Sahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga selaku Kepala SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat diantar Kepala Dinas Pengajaran Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, M.Pd. membuka pengajaran Siswa SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat TA. 2021, di Balai Latihan Kehutanan (BLK), Sanggeng, Manokwari, Senin (9/8/2021).

Di depan para siswa, guru serta pelatih, Brigjen TNI Yusuf mengajak untuk berterima kasih terhadap Kuasa Kuasa Kuasa Kuasa sebab pengajaran SMA Taruna Kasuari bisa diawali. “Saat ini semua pihak baik pendidik dan siswa siap mengikuti aktivitas mahjong dan tiap aktivitas akan di laporkan terhadap Kepala Dinas untuk memberikan support yang terbaik terlebih dengan adanya pembentukan SMA Taruna ke depan,” ungkapnya.

Ia juga berkeinginan SMA Taruna Kasuari menjadi SMA yang unggul terlebih dalam segi karakter dan pengetahuan. “Kita harapkan SMA ini bisa menjadi SMA yang unggul dari segi karakter, pemahaman dan pengetahuan yang baik daripada SMA yang lain dan kedepannya siswanya memiliki nilai-nilai kebangsaan serta cinta tanah air yang yang lebih baik lagi,” kata Brigjen Yusuf.

Sementara itu, Kadisdik menyajikan bahwa sesudah pelaksanaan pembukaan akan diadakan pembinaan karakter. Ia berkeinginan terhadap siswa memiliki pemikiran dan pemahaman yang positif, sebab yaitu keinginan bangsa dan negara. “Sulit masa depan ada di tangan siswa sendiri, jangan kaget masuk ke sekolah ini memang tidak sama di waktu SMP atau SMA yang lain sebab memang di SMA ini tujuannya menyusun karakter siswa menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Drs. Fian Mambrasar orang tua dari salah satu siswa, John Herman Mambrasar, mengatakan SMA ini yaitu salah satu SMA pujian masyarakat di Provinsi Papua Barat sebab ada banyak hal yang amat positif. “Kami berterima beri terhadap Bapak Gubernur dan Pangdam XVIII/Kasuari yang sudah memberikan kesempatan dan menyusun lembaga ini untuk mengajar anak-anak Papua Barat menjadi kader bangsa yang bagi baik,” ujarnya.

Ia menambahkan kesempatan hal yang demikian yaitu keinginan orang tua dimana anak-anak mereka bisa ditempa dengan salah satu metode Pengajaran seperti di SMA Taruna Kasuari. “Kedepan anak-anak kita memiliki wawasan nusantara yang baik, cinta terhadap bangsa dan negara serta berkeinginan sistemnya tidak jauh berbeda dengan SMA Taruna yang berada di Magelang sehingga anak-anak kami di sini ketika selesai bisa bersaing dengan perguruan tinggi yang ada di Jakarta atau di Jawa,” ungkapnya.

Perlu diketahui Siswa SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat ketika ini berjumlah 74 orang, dengan jumlah guru sebanyak 20 orang rekrutmen dari Guru SMA di Papua Barat. Sedangkan 28 orang Pembina dan Pelatih berasal dari Kodam XVIII/Kasuari untuk pembentukan karakter

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.